POLITIK HUKUM$type=carousel

KKP Amankan Selat Malaka dan Perairan Ternate dari Ilegal Fishing

Jakarta, kompasindonesianews.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menangkap empat kapal ikan yang ditengarai menangkap ikan secar...

Jakarta, kompasindonesianews.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menangkap empat kapal ikan yang ditengarai menangkap ikan secara ilegal di Selat Malaka dan Perairan Ternate.

Penangkapan para pelaku ilegal fishing tersebut semakin menegaskan komitmen KKP dalam memberantas praktik illegal fishing untuk menjaga keberlanjutan sumber daya kelautan dan perikanan. Minggu (12/06/2022).

Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Laksmana Muda TNI Adin Nurawaluddin  menyampaikan bahwa Kapal yang ditangkap tersebut terdiri dari dua Kapal Ikan Asing (KIA) berbendera Malaysia dan dua Kapal ikan Indonesia.

Dua KIA Malaysia tersebut adalah 2 (dua) KIA Malaysia, PKFB 1269 (97,71 GT) dan PKFB 1280 (93,11 GT), sedangkan dua Kapal ikan indonesia adalah KM. NAJWA NAHDA (24 GT) dan KM. Suci Asti (14 GT).

"Dua KIA Malaysia ditangkap di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPPNRI) 571 Selat Malaka pada Rabu (8/6/2022), sedangkan Dua KII diamankan di WPPNRI 715 Perairan Pulau Ternate pada Kamis (9/6/2022)," terang Adin.

Lebih rinci, Adin mengatakan bahwa penangkapan 2 (dua) KIA asal Malaysia tersebut merupakan hasil operasi Kapal Pengawas Perikanan Hiu 01 yang dinakhodai oleh Kapten Albert Essing.

Keberhasilan penangkapan kapal ilegal tersebut tidak lepas dari sistem pengawasan terintegrasi yang didukung oleh Airborne Surveillance dan Pusat Pengendalian KKP.

“Kapal Pengawas Perikanan Hiu 01 melakukan intercept berdasarkan informasi yang sudah diperoleh sebelumnya baik dari Pusdal maupun pesawat pemantau”, ujarnya

Lebih lanjut Adin menjelaskan bahwa kedua Kapal ilegal tersebut telah di ad hoc ke Satuan Pengawasan PSDKP Langsa- Pangkalan PSDKP Belawan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Terkait dengan kemungkinan pemanfaatan barang bukti, Adin mengungkapkan bahwa akan dipelajari lebih lanjut termasuk kemungkinan untuk disita dan dimanfaatkan untuk kelompok dan koperasi nelayan.

Sedangkan di perairan Pulau Ternate, KKP mengamankan kapal ikan Indonesia yang melakukan pelanggaran operasional.

Kedua Kapal tersebut diduga beroperasi tanpa dilengkapi Surat Izin Penangkapan Ikan (SIPI), Surat Persetujuan Berlayar (SPB) dan Surat Laik Operasi (SLO).

Kedua kapal yang membawa muatan ikan layang dengan total 3 ton ini dihentikan oleh Kapal Pengawas Perikanan Napoleon 055.

“Dalam konteks penangkapan ikan terukur, perairan di WPPNRI 715 sekitar Pulau Ternate nantinya akan difokuskan menjadi zona nelayan lokal, namun demikian ada regulasi yang harus diikuti termasuk perizinan. Kami akan tindak masih ada Kapal yang beroperasi tidak sesuai ketentuan”, tegas Adin.

Penangkapan keempat Kapal ikan tersebut semakin mempertegas komitmen KKP dibawah kepemimpinan Sakti Wahy Trenggono dalam menjaga kedaulatan pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan.

Selama 2022, KKP telah menangkap 79 kapal ilegal yang terdiri dari 8 kapal berbendera Malaysia, 1 kapal berbendera Filipina, dan 68 kapal ikan Indonesia.

Sebelumnya Menteri Trenggono dalam berbagai kesempatan juga menyampaikan kepada seluruh jajaran Ditjen PSDKP yang didaulat sebagai benteng KKP, untuk menindak tegas pelaku illegal fishing yang beroperasi di WPPNRI. (Adhit)

Name

AGAMA,9,ARTIKEL,6,BERITA ARTIS,26,BERITA DAERAH,563,Berita Duka,7,Berita Media Sosial,7,BISNIS,1,EKONOMI,33,FASHION,1,GAYA HIDUP,2,Giat Vaksin,18,HEALTH,1,HIBURAN,1,INFORMASI,5,Informasi Covid,6,INFORMASI CUACA,4,INTERNATIONAL,8,JAKARTA NEWS,1,KASUS,2,KESEHATAN,2,KESEHATAN GIZI,1,KESEHATAN TUBUH,5,KESEHATAN WAJAH,3,KRIMINAL,50,KULINER,4,Laporan Anggaran,1,MEDIA SOSIAL,4,NASIONAL,92,Olahraga,18,PARTAI POLITIK,10,PENDIDIKAN,20,PERAWATAN TUBUH,1,PERISTIWA,8,POLITIK HUKUM,78,PPKM,1,Sosial,58,SOSIAL BUDAYA,17,TEHNOLOGI,3,Tni,2,TNI-POLRI,330,TV LIVE,1,UNIK,2,VIRAL,11,WISATA,9,
ltr
item
KOMPAS INDONESIA NEWS: KKP Amankan Selat Malaka dan Perairan Ternate dari Ilegal Fishing
KKP Amankan Selat Malaka dan Perairan Ternate dari Ilegal Fishing
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjLo9GQJcN6lwRVmqrcgyfLLznW5U6KMArw6pI-PIuG27KEAgAtj5BMTXAM6PjmXoIueECcYrU3IjuGhivXOn2NlRg1WHgyydUGLOYyxQZTJb7n2GTNuQ8z5EVKrLJTyp6bc1JiC3Cw2EXEO3Ul8ItaHWZ8PF5cyytpTPlEYl70aq0aTuC6z1zs_QRC/s320/IMG-20220613-WA0128.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjLo9GQJcN6lwRVmqrcgyfLLznW5U6KMArw6pI-PIuG27KEAgAtj5BMTXAM6PjmXoIueECcYrU3IjuGhivXOn2NlRg1WHgyydUGLOYyxQZTJb7n2GTNuQ8z5EVKrLJTyp6bc1JiC3Cw2EXEO3Ul8ItaHWZ8PF5cyytpTPlEYl70aq0aTuC6z1zs_QRC/s72-c/IMG-20220613-WA0128.jpg
KOMPAS INDONESIA NEWS
https://www.kompasindonesianews.com/2022/06/kkp-amankan-selat-malaka-dan-perairan.html
https://www.kompasindonesianews.com/
https://www.kompasindonesianews.com/
https://www.kompasindonesianews.com/2022/06/kkp-amankan-selat-malaka-dan-perairan.html
true
7722724876337709072
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy